Saturday, July 29, 2017

Suster RS Anak Ungkap Kasus-kasus Aneh yang Sering Terjadi

Mutia

| 29 Juli 2017 12:11

Dream - Bekerja selama 14 tahun di UGD sebuah rumah sakit anak di Australia, membuat Sarah Hunstead sudah menghadapi banyak kasus-kasus aneh. Bukan penyakit parah, tapi kepolosan-kepolosan anak yang membuat nyawanya malah terancam.

" Dalam 14 tahun keperawatan darurat pediatrik saya, saya terus-menerus terkejut dengan hal-hal yang dilakukan anak-anak. Dari yang aneh sampai yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya. Kaget dan kadang mengundang tawa karena kepolosannya," ujar Sarah, seperti dikutip dari KidSpot.

Seperti salah satu kasus yang sangat diingat Sarah. Ada seorang ibu yang membawa anaknya berusia 4 tahun ke UGD dengan wajah sangat panik. Ternyata sang anak memasukkan lima butir kacang polong ke hidungnya dan menyangkut tak bisa keluar. Tentu saja hal itu membuatnya kesulitan bernapas.

" Saat ditanya 'kenapa kacang dimasukkan ke hidung?' si anak malah menjawab 'ya jika sewaktu-waktu aku lapar sudah ada makanan, ibu'. Saya kaget dan ingin tertawa tapi tak mungkin, karena harus bertindak cepat mengeluarkan kacang-kacang tersebut agar ia bisa bernapas," ungkap Sarah.

Sarah Hunstead

(Sarah Hunstead dan kedua anaknya)

Ada juga kasus anak yang memiliki luka aneh di tangannya. Sarah pun bertanya mengapa luka itu bisa muncul, si anak ternyata memasukkan roti ke DVD player dan menganggapnya berfungsi seperti pemanggang roti. DVD tersebut korslet dan menimbulkan luka.

" Barang-barang seperi popcorn, manik-manik, penghapus, lego dan apapun yang mungkin bagi kita tidak bahaya, bisa 'mengirim' anak-anak ke UGD bahkan hingga dioperasi. Seperti kasus anak yang lendir hidungnya sangat bau dan berwarna kemerahan seperti bercampur darah, ternyata saat diperiksa anak tersebut sering memasukkan busa sofa ke dalam hidungnya," cerita Sarah.

Lalu ada juga kasus anak 6 tahun yang dibawa ambulans karena menelan koin $ 1 dan menyangkut di kerongkongannya. Ceritanya juga sedikit menggelikan. Koin tersebut ditelannya karena di baju dan celananya tak terdapat kantong.

" Anak tersebut memilih menyimpan koin dalam mulut, lalu kemudian tertelan. Kami pun harus segera menyiapkan operasi segera agar koin yang kotor itu tak merusak organ-organ di kerongkongannya," kata Sarah.

Ia pun menekankan pada para orangtua agar mengawasi anak-anak dengan semangat. Jika merasa ada yang tak beres terhadap kondisinya, jangan menunda untuk segera memeriksakan. Jangan bosan untuk memperingatkan anak agar tak memasukkan benda-benda berbahaya ke mulut dan hidung.

Baca Juga :

Let's block ads! (Why?)



No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...