Sunday, July 15, 2018

Fakta Aneh di Balik Polling PSI yang Unggulkan Mahfud MD

RAKYATKU.COM - Menguatnya nama Mahfud MD sebagai bakal calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Jokowi sejalan dengan polling yang dilakukan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Mengapa Mahfud bisa mengungguli kandidat lain?

Survei ini dilakukan secara online pada 11 April-22 Mei 2018 di website PSI. Total peserta polling 71.106 yang tersebar pada 23 wilayah Indonesia, antara lain Jakarta, Medan, Semarang, Bandung, Depok, hingga Ambon. 

Dari 12 nama yang diusung oleh PSI plus lima nama yang diusulkan warganet, Mahfud MD mendapat perolehan suara terbanyak yaitu 32 persen. Posisi kedua ditempati Sri Mulyani, disusul Luhut Binsar Pandjaitan, Susi Pudjiastuti, dan Moeldoko.

"Hasil polling ini menunjukkan ternyata preferensi masyarakat lebih suka jika Pak Mahfud menjadi cawapres Pak Jokowi untuk periode kedua," kata Ketua Umum PSI Grace Natalie kepada wartawan di kantor DPP PSI, KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (15/7/2018).

Grace menjelaskan, polling ini diikuti dengan jenjang usia berbeda. Kebanyakan mereka berada di kalangan usia muda, yaitu usia 18-24 ada 17,79 persen, usia 25-34 sebanyak 36,73 persen, usia 35-44 sebanyak 19,48 persen, usia 45-54 sebanyak 11,57 persen, usia 55-64 diikuti 9,33 persen, dan terakhir usia 65 tahun ke atas ada di angka 4,50 persen.

Pada polling tersebut ada 6 persen responden yang memilih nama beragam. "Kalau nama lain lainnya ada yang memasukkan, jadi kan yang lain-lain itu kan publik yang memasukkan ya, itu terbukti juga 6 persen dibagi semua," kata Grace.

Berikut 17 nama yang totalnya hanya mendapat enam persen suara pada polling PSI:

1. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
2. Gatot Nurmantyo
3. Muhammad Zainul Majdi
4. Muhaimin Iskandar
5. Prabowo Subianto
6. Romahurmuziy
7. Abraham Samad
8. Wiranto
9. Tito Karnavian
10. Ridwan Kamil
11. Surya Paloh
12. Tri Rismaharini
13. Sahrul Yasin Limpo
14. Habib Rizieq Shihab
15. Tommy Suharto
16. Rizal Ramli
17. Puan Maharani 

Grace mengatakan, kebanyakan milenial memilih Mahfud karena sosok yang original dimata milenial.

"Jadi kebanyakan milenial generasi X. Setidaknya dari ini rasanya mengkonfirmasi juga bahwa anak-anak muda pun melihat Pak Mahfud ini tidak resisten bahkan mereka banyak yng memberikan suaranya setuju dengan Pak Mahfud MD. Buat kami memang ini titik temu yang baik," imbuh dia.

Menurutnya, jika Jokowi memilih Mahfud yang berasal dari kalangan non partai ini tidak akan membuat partai lain tersinggung. 

"Karena beliau profesional non-partai, karena dia non-partai, tidak akan ada salah satu partai tersinggung merasa tidak diambil misalnya kalau Pak Jokowi mengambil Pak Mahfud sebagai cawapres. Tentu berbeda kalau diambil dari partai koalisi, nanti ada yang merasa tidak terwakili. Dan akhirnya bisa membahayakan koalisi dan sebagainya," ucap dia.

"Kita lihat memang ini titik yang baik. PSI mendukung kombinasi Pak Jokowi dan Pak Mahfud. Meskipun siapapun yang akan dipilih Pak Jokowi kita akan dukung," sambung dia.

Selain itu Ketua DPP PSI Tsamara Amany menuturkan sosok Mahfud MD yang tegas dan to the point adalah sosok yang diinginkan oleh kaum milenial. Mahfud juga dianggap mampu meraup suara milenial jika disandingkan dengan Jokowi sebagai Wapres.

"Pak Mahfud adalah sosok yang original, orangnya to the point, tegas saja kalau ngomong. Jadi, anak muda itu suka sama tokoh yang original-original aja, enggak perlu tiba-tiba bergaya gitu mendadak milenial. Untuk meraup suara milenial, karena milenial bukan hanya soal gaya, tapi milenial anak muda itu juga soal substansi dan pak Mahfud memiliki Substansi itu," ungkap dia. 

Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni mengatakan, Mahfud merupakan tokoh berpengalaman. Mulai jadi anggota DPR, menteri, hingga Ketua Mahkamah Konstitusi. 

"Kami mendukung Mahfud jadi cawapres Jokowi, tetapi tidak mengatakan yang lain kurang bagus untuk Pak Jokowi, seperti Mas Airlangga, Cak Imin, Puan, Romi, dia bagus juga," ucap Toni.  


 

Let's block ads! (Why?)



No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...