Carrick merasa aneh karena di satu sisi senang United melaju ke final, tapi di sisi lain tren tak terkalahkan di 17 laga berakhir.
OLEH DEWI AGRENIAWATI
Michael Carrick kecewa setelah catatan tak terkalahkan Manchester United selama 17 pertandingan berakhir di tangan Hull City, dini hari tadi, meski hasil tersebut tidak menghentikan langkah Setan Merah ke final Piala Liga.
United dipastikan jumpa Southampton di Wembley pada 26 Februari dengan kemenangan agregat 3-2, walau kalah 2-1 pada pertemuan kedua di markas Hull. Tom Huddlestone membuka keunggulan bagi tuan rumah lewat penalti, lalu Paul Pogba menyeimbangkan skor. Tapi Oumar Niasse mencetak gol telat untuk memastikan kemenangan Hull.
SIMAK JUGA: Kalah, United Tetap Ke Final
Carrick mengakui, United tidak tampil bagus meski Jose Mourinho menurunkan starting line-up terbaik, dengan Pogba dan Zlatan Ibrahimovic.
"Saya tidak akan mengatakan kami merasa lega," ucap Carrick kepada Sky Sports.
"Kami kecewa dengan cara kami main dan kalah di laga ini.
"Perasaan ini aneh. Kami ingin menang dan mempertahankan catatan bagus tapi kami tidak main dengan baik. Kami senang berada di final, meski ini perasaan aneh.
"Kami tidak percaya kami lolos [setelah leg pertama]. Kami memprediksi laga berat dan mereka datang kepada kami dan kami tidak main bagus. Kami tidak suka kalah, tapi kami menembus final dari ini dan senang ada di sana."
No comments:
Post a Comment