Friday, January 13, 2017

Johan Johansson minimalkan synthesizer untuk film Arrival

Penampilan Amy Adams (kiri) dan Jeremy Renner dalam Arrival terbantu musik ilustrasi ciptaan Johan Johansson.
Penampilan Amy Adams (kiri) dan Jeremy Renner dalam Arrival terbantu musik ilustrasi ciptaan Johan Johansson. © Alex J. Berliner/facebook.com/pg/ArrivalMovie

Nama Johann Johannsson (47) kembali mengundang decak kagum. Musik ilustrasi minim synthesizer ciptaannya untuk film Arrival memperkaya aspek visual. Alhasil penonton bisa mendapatkan banyak pengalaman ketika menonton film arahan Denis Villeneuve tersebut.

"Menyaksikan film ini bikin jantung berdetak tak karuan. Pasalnya Johann Johannsson mampu menerjemahkan pertemuan antara spesies manusia dan alien (dalam film disebut heptapod, red.) dengan musik ilustrasi yang menegangkan," tulis Peter Travers dalam laman Rolling Stone.

Pada era sekarang, film sebagai produk audio visual sudah tidak bisa dilepaskan dengan yang namanya film score atau musik ilustrasi. Elemen ini punya peran penting, tidak hanya sebagai penambal dari kekurangan departemen visual, tapi bisa menambah kekuatan suasana dari sebuah adegan.

Dalam konteks Arrival yang merupakan film fiksi ilmiah tentang kedatangan benda terbang aneh alias Unidentified Flying Object (UFO) di Bumi, Johansson sukses menempatkan musik pada titik dan porsi yang pas sehingga mempertegas narasi yang coba diceritakan Villeneuve.

Saat berbincang dengan Hrishikesh Hirway dalam program acara "Song Exploder" (h/t Vulture), komposer asal Islandia itu menyebut bahwa pengerjaan musik ilustrasi Arrival berlangsung di sebuah studio di Berlin, Jerman.

"Ada beberapa beat synthesizer yang digunakan dalam Arrival, tapi tidak banyak. Hampir 99 persen suara yang dihasilkan semuanya alami atau dimainkan dan dinyanyikan oleh musisi di sebuah ruangan studio," ungkap Johansson kepada Noisey (8/1/2017).

Cara pria kelahiran Reykjavik ini untuk menghasilkan aneka suara yang diperlukan adalah dengan merekam berbagai instrumen seperti cello, trompet, dan vokal manusia untuk menciptakan loop berlapis. Proses rekaman menggunakan pita analog.

"Kemudian saya merekamnya dalam berbagai kecepatan. Untuk nada rendah, misalnya. Saya rekam dengan kecepatan tinggi, lalu saya putar kembali pada kecepatan terendah agar menghasilkan gemuruh subsonic," lanjutnya.

Johansson mengerjakan ilustrasi musik Arrival sejak proyek tersebut masih dalam tahap praproduksi. Hal tersebut berbeda saat ia menggarap score untuk film The Theory of Everything (2014) yang membuahkan trofi sebagai "Best Original Score" dalam ajang Golden Globe Award.

"Saya mengawali semuanya berdasarkan naskah, konsep visual, dan hasil diskusi dengan Denis. Belum ada material gambar dari hasil syuting. Sejak awal saya sudah tergila-gila dengan ceritanya," kata Johannson saat diwawancarai Slash Film.

Arrival merupakan adaptasi dari cerita fiksi pendek bertajuk "Story of Your Life" karya Ted Chiang. Kisahnya tentang 12 benda aneh dari luar angkasa berbentuk mirip cobek batu yang mendarat di berbagai tempat di Bumi.

Pihak militer melalui Kolonel GT Weber (Forest Whitaker) kemudian merekrut ahli bahasa bernama Louise Banks (Amy Adams) dan ahli fisika Ian Donnelly (Jeremy Renner). Mereka diberikan misi menjalin komunikasi untuk menguak maksud kedatangan heptapod; bersifat damai atau malah mengancam kehidupan umat manusia?

Salah satu adegan yang paling rumit, menurut Johansson, adalah ketika Banks berhasil melakukan interaksi yang bermakna dengan heptapod. Adegan tersebut kemudian berisi komposisi bertajuk "Hazmat".

"Kami harus menggambarkan sesuatu yang aneh atau gaib. Ada ketakutan dan sensasi memasuki dunia antah berantah. Namun, di balik itu semua terselip kekaguman dan sensasi berada di hadapan sesuatu yang lebih besar dari dirimu. Mencari keseimbangan antara semua itulah yang sangat menantang."

Arrival menjadi penanda kolaborasi ketiga antara Johannson dan Villeneuve setelah Prisoners (2013) dan Sicario (2015). Berikutnya mereka kembali menempati pos masing-masing dalam film Blade Runner 2049 (2017).

Konsensus hasil tinjauan para kritikus atau pengamat film untuk Arrival di Rotten Tomatoes menunjukkan angka 94 persen. Sementara para penonton memberikan 83 persen. Dari segi pemasukan, film yang menelan biaya pembuatan USD47 juta ini sudah mengumpulkan USD157,6 juta dari seluruh dunia (hingga 12/1).

Selain kembali jadi nomine dalam Golden Globe Awards 2017 di kategori "Best Original Score" (kalah dari Justin Hurwitz), musik ilustrasi Arrival jadi kandidat pada kategori "Original Music" di British Academy Film Awards ke-70 yang berlangsung pada 12 Februari. Kans untuk kembali masuk sebagai nomine Academy Awards alias Piala Oscar tahun ini tinggal menunggu waktu.

[embedded content]
Jóhann Jóhannsson - Heptapod B [From "Arrival" Soundtrack / Pseudo Video] © JohannJohannssonVEVO

Let's block ads! (Why?)



No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...