Minggu, 12 Juni 2016 | 15:38 WIB

Pola aneh terekan Google Map di Gurun Gobi, Cina. (Daily Mail)
TEMPO.CO, Turin - Bagaikan sebuah papan catur raksasa, sebuah petak misterius yang tersusun dari beberapa titik terbentang sepanjang beberapa kilometer di kawasan bukit pasir di Cina barat. Analisis dari citra satelit daerah itu menunjukkan pola aneh itu mungkin adalah hasil survei geologi untuk mencari tambang nikel.
"Pada peta satelit, kami bisa melihat tekstur buatan manusia pada tanah, sebuah pita besar yang tampaknya terbentuk oleh timbunan tanah atau lubang-lubang kecil," kata Amelia Carolina Sparavigna, fisikawan di Polytechnic University of Turin, Italia, pada laman arXiv. "Tekstur ganjil pada gurun itu ada kemungkinan dihasilkan oleh riset geofisika."
Pada 2010, Sparavigna mulai menginvestigasi citra satelit Google Earth dari Gurun Taklamakan, Cina, untuk mempelajari tekstur yang dibentuk oleh angin pada bukit pasir tersebut. Ketika mempelajari jejak di sekitar reruntuhan Kerajaan Jalan Sutra kuno Loulan, Sparavigna justru menemukan petak titik misterius yang terentang sepanjang 8 kilometer.
"Situs arkeologi lumayan sulit ditemukan pada peta satelit. Namun saya melihat petak panjang ini di atas gurun," ucap Sparavigna. Pola aneh ini jelas buatan manusia. Pada citra lama dari Bing dan Nokia Maps yang diambil sebelum 2004, pola aneh ini tidak terlihat.
Berdasarkan penemuan nikel dalam jumlah besar di bawah bukit pasir yang dimuat sebuah media Cina, dia menyimpulkan bahwa bentuk menyerupai papan catur itu sebagai bukti survei geologi yang dilakukan untuk mencari tambang nikel. Ahli geologi kerap mengebor sejumlah lubang untuk mengetahui komposisi cadangan mineral di bawah permukaan.
LIVE SCIENCE | ARXIV | AMRI MAHBUB
No comments:
Post a Comment